Qur'an&Sunnah

Siapakah Nabi Muhammad?

Nabi Muhammad SAW adalah utusan Allah SWT, penutup para nabi dan rasul, yang diutus kepada seluruh umat manusia dan jin. Keberadaannya merupakan rahmat bagi seluruh alam semesta.

  • Keturunan dan Nasab: Beliau adalah Muhammad bin Abdullah bin Abdul Muththalib bin Hasyim bin Abdu Manaf bin Qushay bin Kilab bin Murrah bin Ka'b bin Lu'ay bin Ghalib bin Fihr bin Malik bin An-Nadr bin Kinanah bin Khuzaymah bin Mudrikah bin Ilyas bin Mudar bin Nizar bin Ma'ad bin Adnan. (Buhârî — el-Câmiu's-Sahîh, s. V03/P1397)
  • Kenabian dan Kerasulan: Allah SWT mengutusnya sebagai rasul kepada seluruh manusia dan jin, sebagaimana firman-Nya dalam Al-Qur'an: "{Dan Kami tidak mengutus engkau (Muhammad), melainkan sebagai rahmat bagi seluruh alam.}” (QS. Al-Anbiya: 107). (Abdülkâdir Geylânî — el-Gunye, s. V01/P155)
  • Khatamun Nabiyyin (Penutup Para Nabi): Beliau adalah penutup para nabi, tidak ada nabi setelahnya. (Nevevî — el-Minhâc, s. V15/P103; İbn Kesîr — Tefsîrü'l-Kur'âni'l-Azîm, s. V03/P069)
  • Diutus pada Masa yang Tepat: Nabi Muhammad SAW diutus setelah jeda waktu yang panjang dari masa Nabi Isa AS (sekitar 600 tahun menurut sebagian riwayat), pada saat banyak orang menyimpang dari ajaran agama, menyembah berhala, api, dan salib. (İbn Kesîr — Tefsîrü'l-Kur'âni'l-Azîm, s. V03/P069)
  • Mukjizat: Beliau dianugerahi berbagai mukjizat, di antaranya adalah Al-Qur'an yang memiliki keindahan, kefasihan, dan ketinggian balaghah yang tak tertandingi, sehingga membuat bangsa Arab yang terkenal fasih pun tidak mampu menandinginya, bahkan untuk membuat satu surat saja. Mukjizat lainnya termasuk keluarnya air dari sela-sela jarinya, makanan yang sedikit menjadi berkah, terbelahnya bulan, dan tangisan batang pohon kurma yang merindukannya. (Abdülkâdir Geylânî — el-Gunye, s. V01/P155)
  • Nama-nama Beliau: Beliau memiliki banyak nama, di antaranya adalah Muhammad, Ahmad, Al-Mahî (yang menghapus kekufuran), Al-Hasyir (yang mengumpulkan manusia di akhir zaman), Al-Aqib (yang datang terakhir), Nabi At-Tawbah (Nabi Taubat), dan Nabi Ar-Rahmah (Nabi Rahmat). (Nevevî — el-Minhâc, s. V15/P103)
  • Keutamaan Umatnya: Umat Nabi Muhammad SAW adalah umat terbaik. (Abdülkâdir Geylânî — el-Gunye, s. V01/P155)
  • Sifat-sifat Beliau: Beliau digambarkan sebagai pribadi yang tidak kasar, tidak keras suara di pasar, memaafkan dan mengampuni. (Beğavî — Meâlimü't-Tenzîl, s. V03/P288; Buhârî — el-Câmiu's-Sahîh, s. V02/P746)
  • Awal Kenabian: Beliau menerima wahyu pertama pada usia 40 tahun. (Buhârî — el-Câmiu's-Sahîh, s. V03/P1397)
  • Prediksi Kenabian: Kenabian beliau telah diprediksi dalam kitab-kitab terdahulu, seperti Taurat dan Injil. (Beğavî — Meâlimü't-Tenzîl, s. V03/P288; İbn Sa'd — et-Tabakātü'l-Kübrâ, s. V01/P137; İbn Sa'd — et-Tabakātü'l-Kübrâ, s. V01/P124; İbn Kesîr — Tefsîrü'l-Kur'âni'l-Azîm, s. V08/P109)

Sumber-sumber ini menjelaskan bahwa Nabi Muhammad SAW adalah sosok sentral dalam ajaran Islam, diutus sebagai rahmat dan penutup para nabi, dengan mukjizat Al-Qur'an dan berbagai keistimewaan lainnya.

Sumber

  • Abdülkâdir Geylânî — el-Gunye (s. V01/P155–V01/P157)
  • Nevevî — el-Minhâc (Müslim şerhi) (s. V15/P103–V15/P106)
  • İbn Kesîr — Tefsîrü'l-Kur'âni'l-Azîm (s. V03/P069–V03/P070)
  • Buhârî — el-Câmiu's-Sahîh (s. V03/P1397–V03/P1399)
  • Beğavî — Meâlimü't-Tenzîl (Tefsîrü'l-Beğavî) (s. V03/P288–V03/P289)
  • Buhârî — el-Câmiu's-Sahîh (s. V02/P746–V02/P749)
  • İbn Sa'd — et-Tabakātü'l-Kübrâ (s. V01/P137–V01/P139)
  • İbn Sa'd — et-Tabakātü'l-Kübrâ (s. V01/P124–V01/P125)
  • Fahreddin Râzî — Mefâtîhu'l-Gayb (s. V06/P167–V06/P168)
  • İbn Kesîr — Tefsîrü'l-Kur'âni'l-Azîm (s. V08/P109–V08/P110)
  • İbn Kesîr — Tefsîrü'l-Kur'âni'l-Azîm (s. V03/P483–V03/P485)
  • İbn Hişâm — es-Sîretü'n-Nebeviyye (s. V01/P236–V01/P238)

Jawaban hanya bersandar pada sumber klasik domain publik dan menyebutkannya. Untuk masalah pribadi, mohon bertanya kepada ulama yang berkompeten.